Edmodo, sarana belajar dan mengajar E-Learning bagi guru dan murid
Tahun 2013
adalah tahun dimana teknologi informasi dan telekomunikasi berkembang begitu
pesatnya. Semua orang menggunakannya untuk kegiatan sehari-hari, dari mulai
sekedar untuk berkomunikasi sampai digunakan untuk berdagang. Internet adalah
salah satu dampak perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi. Sejak pertama
kali ditemukannya internet hingga sekarang, penggunanya semakin tahun semakin
meninggkat, dari berbagai Negara, golongan, dan berbagai daerah. Dari dulunya
digunakan sebagai media elektronik penyampai pesan sampai sekarang digunakan
sebagian besar orang untuk bersosialisasi di sosial media. Bahkan ada yang
memanfaatkannya sebagai industri perdagangan, dari yang rumahan hingga ke yang besar.
Sektor
pendidikan sekiranya tak luput dari perkembangan Internet ini. Internet juga
mempengaruhi perkembangan kualitas pendidikan di negeri ini. Dengan adanya
internet, sarana pembelajaran menjadi sangat luas. Artikel-artikel mengenai
materi pembelajaran tersebar luas di Internet yang membuat murid-murid tidak harus mengandalkan buku-buku pelajaran sebagai sumber materi. Banyak website-website atau
sekedar blog yang memuat artikel tentang pembelajaran pendidikan. Semua murid-murid
bisa mendapatkan ilmu baru dari sana. Semua kegiatan tersebut bisa kita bilang
E-Learning. Dengan E-Learning ini guru dan murid-murid bisa melakukan proses
belajar mengajarnya lewat internet.
Edmodo adalah sebuah media E-Learning bagi guru dan murid. Untuk mengaksesnya kita harus pergi ke alamat www.edmodo.com. Edmodo disini, bisa kita gunakan sebagai media penyampaian materi, ataupun pengumpulan tugas dari murid. SMKN 1 Surabaya misalnya, menggunakan Edmodo ini sebagai sarana KBM. Guru-guru dan murid-murid SMKN 1 Surabaya ini sudah mulai menggunakannya sejak beberapa bulan yang lalu. Sistematis pembelajaran didalamnya pun tidak rumit, karena isinya hampir seperti media sosial yang ada saat ini. Guru-guru membuat kelas sendiri (jika dalam media sosial disebut group), dan murid-muridnya akan bergabung di kelas tersebut (jika dalam media sosial disebut member). Didalam kelas tersebut terjadi proses belajar mengajar, dimana guru memberikan materi-materi sekolah yang di upload di edmodo, lalu murid-murid dapat mengunduhnya, lalu mengerjakan soal-soal yang ada dimateri tersebut, dan lalu mengumpulkannya di edmodo dengan mengupload filenya. Berikut adalah contoh kelas dari Edmodo tersebut.
Didalam edmodo, guru juga bisa membuat kuis, jika dalam KBM biasa bisa disebut ulangan harian. Jadi sistematisnya, guru-guru membuat kuis di dalam kelasnya, lalu murid-murid mengerjakannya langsung, dimana nilainya akan langsung keluar setelah murid-murid selesai mengerjakan kuis tersebut. Dengan demikian bisa dibilang lebih efektif daripada harus melakukan ulangan harian dikelas, dengan menggunakan kertas, dan juga guru-guru harus mengoreksi secara manual.
Edmodo sebagai media E-Learning ini adalah sarana yang cocok untuk murid-murid berdiskusi tentang permasalah pelajaran yang terjadi disekolah. Edmodo juga sedikit menunjang adanya kurikulum baru ditahun ini, yaitu Kurikulum 2013, dimana murid-murid disekolah, dituntut untuk lebih aktif dalam pelajarannya sehari-hari dengan melakukan diskusi contoh kecilnya. Murid-murid dituntut untuk lebih mandiri dan kreatif dalam pemecahan masalah sehari-hari.
Diharapkan untuk kedepannya, tidak hanya beberapa sekolah saja yang menggunakan edmodo sebagai proses pembelajaran, tetapi seluruh sekolah sekolah di Indonesia dapat menggunakannya juga. Dengan begitu sekolah sekolah akan bisa memaksimalkan penggunaan Internet yang tersedia di sekolah masing-masing. Dari hanya sekedar pembelajaran yang bersifat statis, menjadi lebih dinamis. Peran guru dan murid sangat diperlukan untuk membuat E-Learning disekolah-sekolah menjadi lebih efektif.

.png)
.png)
